Assalamualaikum
Aku bersyukur kita bisa berjumpa kembali
Wahai dunia yang (masih) tidak nyata..
Otakku menari – nari..mencari sesuatu yang aku sendiripun
tak tahu.
Aku hanya ingin bercerita kepadamu, kamu yang merasa
hidupmu tak berarti apa-apa.
Kamu yang hanya menjadi peran pembantu, bahkan dihidupmu
sendiri.
Hidup ini bagiku, bagai sebuah kumpulan kisah yang memiliki
banyak judul.
Namamu adalah judul bagi kisahmu
Dan kamu (harusnya) jadi pemeran utamanya. Dengan Tuhan
sebagai sutradara sekaligus penulis skenarionya. Aku yakin, Tuhan menjadikanku
sebagai pemeran utama di hidupku, dikisahku..begitu pula kamu.
Tunggu, aku tak bermaksud memaksakan otaku padamu. Ini
hanya sudut pandangku.
Aku tak ingin kunci bahagiaku aku titipkan pada manusia.
Pun sama denganmu, aku tak ingin bahagiamu tergantung manusia.
Aku juga masih berproses, meyakini bahwa hidup ini hanya
antara aku dan Tuhanku.
Yang lain? Hanya pemeran pendukung. Seorang pemeran pendukung
tak boleh keluar dari naskah. Improvisasi bisa saja terjadi, tapi hanya bila
sutradara menghendaki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar